-->

Notification

×
Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Iklan

Manusia Kenyang

Tag Terpopuler

Mimpi Dan Nazar Yakub Di Betel

Sabtu, 27 Mei 2017 | Mei 27, 2017 WIB | 0 Views Last Updated 2017-05-27T11:47:34Z
sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku. ( Kejadian 28:21 )

Gill's Exposition of the Entire Bible Jadi saya kembali lagi ke rumah ayahku dengan damai, .... Demi keselamatan dari Esau, dan semua musuh lainnya, ( termasuk didalamnya seperti melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai ) yang dijanjikan Allah kepadanya: Maka TUHAN akan menjadi Allahku;

Matthew Henry's Concise Commentary Yakub membuat sebuah sumpah kudus pada kesempatan ini. Dalam pengamatan ini,
  • Iman Yakub. Dia percaya bahwa Tuhan akan menyertainya, dan akan menahannya; Dia tergantung padanya 
  • Moderasi Yakub dalam keinginannya. Dia tidak meminta pakaian lembut dan daging mungil. Jika Tuhan memberi kita banyak, kita pasti akan bersyukur, dan menggunakannya untuknya; Jika dia memberi kita tapi sedikit, kita pasti akan puas, dan dengan riang menikmatinya di dalamnya. 
  • Ketuhanan Yakub, dan penghormatannya kepada Tuhan, muncul dalam apa yang dia inginkan, bahwa Tuhan akan menyertainya, dan menjaganya. Kita tidak perlu lagi keinginan untuk membuat kita mudah dan bahagia. 
Marilah kita mengingat Betel kita, bagaimana kita berdiri dengan sumpah kudus untuk menyerahkan diri kita kepada Tuhan, untuk mengambil Dia sebagai Allah kita, dan untuk mencurahkan semua yang kita miliki dan untuk kemuliaan-Nya!

Yakub bernazar / sumpah adalah sebuah rangkaian proses ketika berada di Betel yang melarikan diri dari Esau dan menuju ke rumah Laban untuk mencari isteri sesuai dengan amanat orang tua yaitu Ishak dan Ribka. Di Betel, Yakub tertidur karena matahari telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu. Yakub kemalaman dan terpaksa tidur beralaskan batu yang terkesan jauh dari habitat manusia. Berkat yang diterimanya seakan berubah menjadi kutuk. Ia sampai pada suatu ‘tempat’. Bahasa Ibrani memakai istilah maqqom yang seringkali bermakna ganda: bagi Yakub itu berarti tempat untuk menghabiskan malam; tetapi juga berarti tempat kudus.

Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: "Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu."

Mimpi Yakub adalah pengulangan janji Allah kepada Abraham dan ada janji khusus bagi Yakub, yaitu . Ayat 15  sebagai emigran; bahaya mengancam kehidupan Yakub dan jaminan baginya adalah lewat perlindungan dan kepulangan. Orang Israel berpikir bahwa TUHAN (YHWH) hanya dapat disembah di Kanaan tetapi Ia ternyata berkuasa di negeri lain (semua negeri). Dengan janji bahwa Yakub yang meninggalkan tanah itu akan kembali dan melanjutkan menikmati perlindungan TUHAN, TUHAN hadir, menjaga dari bencana, dan memberi kesenangan sesuai yang Dia janjikan.

Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya." Yakub takut dan berkata: "Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga." Keesokan harinya pagi-pagi Yakub 
  • Mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu 
    • Kejadian 31:45-49 batu sebagai saksi sebuah persetujuan
    • sebagai pilar ( monumen yang kemudian menggambarkan perhatian visitor akan pentingnya tempat itu
  • Menuang minyak ke atasnya. Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.
    • sebagai pilar ( monumen yang kemudian menggambarkan perhatian visitor akan pentingnya tempat itu
Sebuah mezbah akan didirikan di sini untuk menghormati Allah.” Kedua, “Rumah Allah tidak akan dibiarkan kosong, atau mezbah-Nya dibiarkan tanpa korban: dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu, untuk dipakai entah bagi mezbah-mezbah Allah atau bagi kaum miskin-Nya

Yakub memiliki harapan akan kembali ke Kanaan karena Tuhan Allahnya Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub menyertai perjalanan Yakub dan Yakub akan menjadikan TUHAN sebagai Allah dengan berdirinya mezbah bagi Tuhan sebagai simbol perjanjian.
Pengalaman Yakub di Betel mau mengingatkan kita bahwa dalam keadaan krisis yang sangat dalam pun Allah selalu bersama kita dan akan terus memenuhi janjinya dalam kita, jika kita tetap percaya kepadaNya. Yakub telah melihat surga terbuka dan tampak tangga antara surga dan bumi, saat ini Kristus telah menjadi perantara yang sempurna antara bumi dengan surga, manusia dengan Tuhan Allah.
×
Berita Terbaru Update