-->

Notification

×
Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Iklan

Manusia Kenyang

Tag Terpopuler

Masa Pemulihan Segala Sesuatu

Minggu, 27 Agustus 2017 | Agustus 27, 2017 WIB | 0 Views Last Updated 2021-04-03T19:46:18Z
Kisah Para Rasul 3:21 Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.

Teks di atas mengatakan bahwa Yesus harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu tiba. Kata pemulihan mengunakan kata ἀποκαθίστημι / apokathistémi yang menurut HELPS Word-studies memiliki arti sebagai:
  • Pulihkan kembali ke posisi semula, yaitu yang ada sebelum jatuh; membangun kembali, 
  • Kembali ke cita-cita (yang paling utama); 
  • (Kiasan) mengembalikan kebebasan penuh ( kebebasan berdiri asli); 
  • Untuk menikmati lagi , yaitu apa yang diambil oleh kekuatan yang merusak atau mendominasi kehidupan. ) 
  • Menekankan pemisahan dari pengaruh sebelumnya yang negatif untuk menikmati apa yang dimajukan (restorasi).
Teks mengisahkan Khotbah Petrus pada hari Pentakosta dimana suasana dipenuhi oleh kehadiran Roh Kudus dengan kuat dan orang orang Yahudi dari seluruh dunia berkumpul di Yerusalem. Mereka orang yang takut Tuhan dan menantikan kedatangan Mesias, terlebih-lebih yang mengharapkan Yesus Kristus tampil sebagai Mesias pembebas bangsa Israel dari Romawi diberitahukan oleh Petrus yang penuh Roh Kudus bahwa Kristus harus tinggal di sorga sampai pemulihan segala sesuatu, bukanlah hanya soal pemulihan bangsa Israel dari penjajahan Romawi semata-mata. Pemulihan segala sesuatu berarti pemulihan atas seluruh dunia bahkan kegoncangan di laut, angkasa dll sebab telah diambil oleh kekuatan yang merusak kehidupan dan bumi jelas-jelas memihak kepada naga tua yang saat itu telah dilemparkan kebumi dengan hadirnya penganiayaan terhadap umat tebusan Tuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Matthew Poole's Commentary menyatakan Siapakah yang harus menerima surga? .........dan surga adalah istana dan takhta Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan, di mana Ia akan memerintah sampai Ia meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya, 1 Korintus 15:25 .
Sampai saat restitusi segala sesuatu; Atau pemulihan segala sesuatu, ketika semua hal akan dikembalikan ke kondisi dari mana dosa menaruhnya ......... menyebabkan cacat dan kekacauan seluruh alam semesta; Dan mungkin tidak ada yang mahatinggi dalam makhluk mana pun yang ada pada awalnya, sebelum manusia (untuk siapa mereka dibuat) oleh dosanya membawa kematian bagi dirinya sendiri, dan karena itu adalah warna yang mati atas mereka semua; Hal ini membuat seluruh ciptaan mengerang dan sakit hati sampai sekarang, Roma 8:22 .
Tetapi akhir dunia akan menjadi waktu untuk memulihkan segala sesuatu kepada manusia terutama, yang kemudian akan dikembalikan kepada Allah, dan ke keabadian yang diberkati: karena kecuali hal ini dikabulkan, semua khotbah dan nubuat mereka sia-sia, 1 Korintus 15:14 .

Dalam Alkitab manusia memiliki amanat dari Tuhan Sang Pencipta. Amanat yang terkenal itu ada dua yaitu amanat agung dan amanat budaya.
Pdt. Stephen Tong pernah berkata,”Gereja yang tidak mengabarkan Injil adalah gereja yang bunuh diri dan sedang bersiap untuk mati”. Ini terbukti dengan gereja-gereja di Eropa dan Amerika yang sudah banyak yang gulung tikar. Banyak gereja yang sudah berubah fungsi menjadi bangunan mangkrak, diskotik, bahkan menjadi Mesjid.
Amanat Agung dimana Roh Kudus melalui Tubuh Kristus itu menahan kekuatan yang merusak dimana yang merusak itu menyebabkan kejatuhan dalam berbagai sisi kehidupan manusia ..... tetapi suatu saat kekuatan yang menahan itu akan diangkat dan Naga Tua serta anti kristus 666 atau yang lainnya berusaha menciptakan manusia yang adil dan makmur tanpa perlu pertolongan Tuhan berkat teknologi, kekuasaan dan sistem kontrol yang canggih yang terhubung dengan satelit dll sehingga perilaku manusia seperti hewan di sangkar yang diatur oleh binatang 666 dengan slogan semuanya berjalan sesuai "tujuan mulia" memanusiakan manusia tapi sebenarnya mengingkari prinsip dasar penciptaan bahwa manusia memiliki hak kebebasan memilih ..... dan tindakkannya sudah merampas otoritas Tuhan dan menyeret manusia ke neraka
Dampak ekplotasi besar-besaran untuk mengeruk kekuasaan, kekayaan dan kontrol atas segala sesuatu mendatangkan cawan murka Tuhan dan akhirnya menimbulkan bencana yang parah sehingga hanya TUHAN Pencipta saja yang dapat memulihkan sesuatu .... yaitu terjadi saat Yesus Kristus datang memerintah sebagai Raja sebagai pengenapan nubuatan tentang kedatangan Mesias yang kedua kalinya.

Dengan rusaknya akal budi manusia karena kekayaan, kekuasaan dan kesenangan dunia lainnya maka amanat budaya yang diberikan Tuhan kepada manusia akan dirusak meskipun atas kepentingan masyarakat seluruh bumi dengan aneka "pembangunan berkelanjutan" dll tetapi prakteknya alam makin parah, benda luar angkasa dapat sewaktu-waktu menghampiri bumi sebab pelindung sudah semakin rusak ..... kerak bumi atas nama pengetahuan dan kesejahteraan manusia akan dilubangi ..... belum kegiatan seperti pertambangan yang makin mengurita menghasilkan tailing yang besar di buang ke lautan yang menganggu laut.

Bangsa Israel adalah Bangsa yang setia menantikan Mesias yang sesuai dengan keinginan hatinya meskipun situasi dunia berubah dalam arus perubahan yang semakin dratis serta bersifat menglobal. Dalam Roma 11:25-36 mengisahkan sebagian dari Israel menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan dan Tuhan akan menghapus dosa mereka. ...... Dalam kondisi penahan diangkat maka diduga Israel akan terlibat perang besar yang menuntun pertobatan dengan menerima Yesus Kristus sebagai Mesias dan berseru kepadaNya dan hadirlah Kristus yang menolongnya. Israel kembali berfungsi sebagai alat Tuhan untuk memberitakan kemuliaan-Nya mengantikan Gereja yang sudah diangkat.

Puncak pemulihan segala sesuatu diduga terjadi saat kondisi yang penahan kerusakan diangkat dan dilanjutkan dimana bangsa Israel frustasi sebab Mesias yang ditunggu ternyata hanya memberi harapan palsu sehingga bertobat seperti dalam kisah Kitab Hakim-Hakim dan mulailah pemulihan segala sesuatu dan berdirilah kerajaan seribu tahun dimana naga, si ular tua yaitu Iblis dan Satan diikat selama seribu tahun. Naga Tua yang telah dilemparkan ke bumi akan makin jatuh kedalam jurang maut untuk selama seribu tahun...... tapi setelah dilepaskan Naga Tua itu tidak bertobat malah mengumpulkan orang dari seluruh dunia kembali untuk melawan Tuhan dan orang-orang yang dipilihNya dan kemudian turunlah api dari langit yang menghanguskan. ( Wahyu 20:1-10).

Api dari langit itu adalah pemulihan segala sesuatu yang sempurna sebab saatnya tiba Yerusalem Baru yang turun dari sorga seperti dalam Kitab Wahyu 21 setelah langit dan bumi yang sekarang ada lenyap.( II Petrus  33:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. dan Wahyu 20:11-15)

Kita hidup saat penahan kerusakan masih hadir di dunia dimana Roh Kudus dan Tubuh Kristus hadir dan bekerja di dunia. Kita dipanggil menjalankan Amanat Budaya dan Amanat Agung secara simultan sampai waktu yang ditentukan Bapa dianggap selesai.......yang ditandai hadirnya "Hujan Akhir" yang lebih besar dari "Hujan Awal"  dengan puncaknya diduga bersamaan dengan dilemparkannya Naga Tua, Iblis dan Satan dari statusnya penghulu angkasa di udara lewat peperangan dengan Pasukan Malaikat Mikhael ke bumi. Menjelang masa berakhirnya "Hujan Akhir" sebagai sarana "pemulihan" Gereja sebagai Tubuh Kristus yang cemerlang karena alami peperangan dahsyat sebab terjadinya pengujian terhadap semua orang di dunia yang menjadikan " Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" (Wahyu 22:11)
Gereja akan yang benar dan kudus akan semakin benar dan kudus sebagai mempelai Kristus yang melakukan Amanat Budaya dan Amanat Agung adalah agen pemulihan sesuai zamannya dengan tuaian besar menanti disamping adanya kemurtadan "orang percaya" yang melanda dunia sehingga yang terdahulu akan menjadi terkemudian dan yang kemudian akan menjadi terdahulu.

Kita hidup dalam masa yang sangat penting dalam sejarah gereja....... sebelum tiba gereja diangkat. Apakah yang harus kita lakukan ???
Tuhan kiranya memberikan hikmat dan kuasa dalam menjalani babakan yang bersejarah ini.


×
Berita Terbaru Update