-->

Notification

×
Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Iklan

Manusia Kenyang

Tag Terpopuler

Allah Memanggil Abram

Selasa, 23 Oktober 2018 | Oktober 23, 2018 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-22T20:58:26Z
Yosua 24:2-3. (2) Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain. (3) Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat, dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan. Aku membuat banyak keturunannya dan memberikan Ishak kepadanya.

Abram yang berangkat dari tanah Ur menuju Kanaan, namun Terah memutuskan menetap sementara di Haran. Abram ke luar dari tanah Ur dengan permasalahan tidak memiliki keturunan dan memutuskan membawa keponakannya yang bernama Lot.

Saat berduka karena meninggalnya ayahnya yang bernama Terah, Abram mendapatkan panggilan dan perintah Allah untuk melanjutkan perjalanan ke Kanaan.

Bagaimana Abram berjumpa dengan Allah dan mendapatkan panggilan dan perintah untuk berangkat ke Kanaan? Bukankah Terah. ayahnya menyembah allah lain. Mungkinkah Abram mendapatkan kesia-siaan memohon meminta keturunan kepada allah yang disembah Terah dan dalam keputusasaan Allah datang menyatakan diri-Nya dan memberikan perhatian, empati dan kasih kuasa-Nya kepada Abram? Mungkinkah Abram melakukan penjelajahan spiritualisme sampai menemukan dan berjumpa dengan Allah?. Allah dalam kedaulatan-Nya berkenan ditemui dan memanggil Abram ke Kanaan, suatu negeri yang belum diketahui dan dikenalnya.

Abram mendapatkan anugerah Allah sehingga ia dapat berbicara kepada Allah. Abram dipanggil Allah, dan Allah mengetahui segala hal tentang Abram. Abram taat saat menerima panggilan Allah dan percaya bahwa DIA adalah sungguh-sungguh Allah yang hidup, benar, memperhatikan dan DIA Mahatinggi dan mengatasi segala-galanya. Panggilan Allah berupa :
  • Abram harus meninggalkan tanah airnya.
  • Harus pergi ke negeri yang ditunjuk oleh Allah dengan janji-Nya bahwa Ia akan menyertainya dan memimpinnya.
Abram percaya Allah termasuk segala janji-Nya yang melampaui pengetahuan / opini masyarakat (Terkutuk sehingga jadi mandul). Abram percaya Allah sumber Rahmat. Allah yang memanggil Abram, juga memanggil kita semua.

Dia ingin turut merasakan apa yang kita rasakan. Dia telah memberitahukan kepada manusia dan menyapa manusia karena Allah Yang Berfirman telah menjadi manusia yakni Yesus Kristus dan semuanya tertulis dalam Alkitab.

Melalui Alkitab kita mengenal Allah yang telah dijumpai Abram. Mengenali Allah melalui Alkitab dapat membawa perjumpaan pribadi dengan Allah sebab kekristenan adalah perjumpaan pribadi dengan Allah dalam Yesus Kristus, Firman yang telah menjadi manusia. Perjumpaan pribadi sebagai Abram dengan Allah maka hal yang sama dapat dinikmati kita dalam kedaulatan Allah dan Rahmat-Nya yang melampaui pemikiran kita. Perjumpaan dimulai dengan mengenali Firman Allah, Alkitab.

Tuhan memberkati Abram sekalipun perjumpaan menghasilkan panggilan karena Dia adalah Yang Mahatinggi yang berkuasa atas hidup kita. Hal serupa ditawarkan kepada kita semua. Dia mengerti apa yang kita alami mengetahui bagaimana melewati semuanya dengan ajaib melampaui pengertian manusia sebab jalan-Nya tinggi mengatasi jalan-jalan yang kita pikirkan. Dia Allah Mahatinggi ingin berjumpa dengan anda, Alkitab telah tersedia bagi manusia sebagai langkah awal mengenal-Nya dengan lebih baik.



×
Berita Terbaru Update