-->

Notification

×
Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Iklan

Manusia Kenyang

Tag Terpopuler

Allah itu Hakim

Senin, 17 Desember 2018 | Desember 17, 2018 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-20T21:18:23Z
Pengkhotbah 3:17 ~ Berkatalah aku dalam hati: "Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya."

Kitab Pengkhotbah di atas mengigatkan bahwa akan datang waktunya bahwa Allah akan menghakimi semua orang baik yang benar, baik dan adil ataupun yang jahat, tidak adil dan melakukan kesalahan baik sengaja atau tidak sengaja. Allah bertindak sebagai Hakim terjadi pada waktunya sudah tiba sebab untuk segala sesuatu ada waktunya yang diatur dan ditentukan oleh Allah juga.

Clarke's Commentary on the Bible berpendapat bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya, di waktu itu ada untuk setiap tujuan - Manusia memiliki waktunya di sini di bawah ini, dan Allah akan memiliki waktu di atas. Pada tahtanya yang dinilai akan melakukan tinjau ulang setiap keputusan dan pengadilan, dan kedurjanaan selamanya menutup mulutnya. Allah yang pada waktu "di bawah" menyerahkan keputusan memgadili kepada manusia namun pada waktunya yang akan tiba semua keputusan akan diperiksa ulang sehingga para hakim di bumi akan dihakimi bukan saja penghakiman terhadap kehidupannya melainkan juga saat mengambil keputusan dalam peran sebagai hakim.

Pengkhotbah sosok pemimpin yang terbiasa ambil keputusan menentukan segala sesuatu termasuk kekuasaan penghakiman berkata dalam hatinya, Allah akan menghakimi benar dan orang fasik, .... Ini berarti pengkhotbah tahu bahwa dirinya juga akan diadili oleh ALLAH. Pengkhotbah tahu dari alasan, dari tradisi, dan dari firman Allah, bahwa ada penghakiman yang akan datang, yang umum, benar, dan kekal; bahwa proses peradilan akan dilakukan oleh Allah sendiri, yang kudus, benar, adil, dan benar, Mahatahu, dan Mahakuasa, dan, sebagai Hakim dari seluruh bumi, akan melakukan yang benar, ketika ambil keputusan, memberikan penilaian dan pertimbangan dan terlebih lebih dalam menghakimi haruslah selaras dengan keputusan Dia sedekat mungkin hukum yang diputusan serasi apa yang diambil oleh Dia, Allah Sang Hakim. ( Pengkhotbah 12:13,14 ~ Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.)

Allah itu Hakim berarti ada waktu yang ditetapkan, hari ditunjuk, untuk penghakiman dunia, meskipun hari dan saat tidak ada orang yang tahu, namun, hal itu diselesaikan, dan pasti akan datang, Kisah Para Rasul 17:31; dan ketika itu datang, setiap tujuan, nasihat, dan berpikir tentang hati manusia, akan menjadi nyata, serta setiap pekerjaan, baik atau buruk, terbuka atau rahasia, ya, setiap kata sia-sia, dan laki-laki akan dinilai sesuai dengan ini, lihat 1 Korintus 4:5 , Matius 12:36.

Alkitab memberikan penjelasan, pekerjaan Allah sebagai Hakim. Sebagai Hakim maka segala sesuatu dapat dengan jelas diketahui dan keputusan-Nya tepat:
  • 1 Tawarikh 28:9 ~ Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.
  • Ayub 34:21,22 ~ Karena mata-Nya mengawasi jalan manusia, dan Ia melihat segala langkahnya; tidak ada kegelapan ataupun kelam kabut, di mana orang-orang yang melakukan kejahatan dapat bersembunyi.
  • Wahyu 2:23 ~ Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.
Dia yang akan menjadi Hakim, saat ini berusaha agar umat-Nya tidak mendapatkan hukuman saat dunia ini dihukum oleh-Nya. ( 1 Korintus 11:32 ~ Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia.) Alkitab memberitahukan bagaimana persiapan menghadapi penghakiman-Nya kelak, diantaranya:
  • Roma 14:10-13 ~ Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. Karena ada tertulis: "Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah."Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah. Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau tersandung
  • Matius 7:2 ~ Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
  • Lukas 6:35 ~ Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
  • Yakobus 4:12 ~ Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia
Allah adalah Hakim namun Dia memberitahukan bukan sekedar dengan kata-kata untuk mengampuni orang yang bersalah sehingga ukuran yang dipakai oleh Tuhan pun akan demikian karena kita adalah manusia yang banyak kesalahannya melainkan Dia melakukan dengan tindakan konkrit. Firman mengenakan daging dan menjadi seperti manusia dan masuk ke dalam waktu di bawah dimana waktu di bawah ini telah dipercayakan kepada manusia untuk mengambil keputusan penghakiman. Dia telah dihakimi dengan tidak adil namun Dia mengasihi dan memberikan pengampunan-Nya dengan syarat percaya dan menerima tindakan-Nya sebagai Juruselamat yang menyelamatkan setiap manusia yang percaya dan menuntun mereka untuk bertumbuh dalam kasih dan kebenaran.
  • 1 Petrus 1:5-9 ~ Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan
  • 2 Timotius 4:8 ~ Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.
Dia adalah Hakim yang akan mengadili setiap manusia dan juga Dia menawarkan diri-Nya jadi penyelamat. Bila menerima-Nya maka Dia akan membawa bertumbuh dalam segala hal ke arah Dia yang adalah kasih dan benar sehingga kita akan menerima kasih karunia dan mahkota kebenaran dari Dia Hakim Sejati dan Kekal.

×
Berita Terbaru Update