-->

Notification

×
Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Iklan

Manusia Kenyang

Tag Terpopuler

Tuhan Mahahadir

Sabtu, 15 Desember 2018 | Desember 15, 2018 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-07T07:28:20Z
Amsal 15:3 ~ Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.

Clarke's Commentary on the Bible memberi penjelasan terhadap teks di atas menyatakan bahwa mata Tuhan berada di setiap tempat - Dia tidak hanya melihat segala sesuatu, oleh karena mahahadir, tetapi pemeliharaan-Nya di mana-mana. Dan jika pertimbangan bahwa matanya adalah di setiap tempat, memiliki kecenderungan untuk menakuti mereka yang hatinya tidak benar di depannya, dan yang mencari untuk privasi, mereka mungkin melakukan kesalahan, namun pertimbangan lainnya, bahwa pemeliharaan-Nya di mana-mana, telah kecenderungan besar untuk mendorong tegak semua orang yang mungkin berada dalam keadaan yang berbahaya atau menyedihkan.

Tuhan Mahahadir juga ditegas juga oleh pemazmur. Pemazmur dalam Mazmur 139:7-12 menyatakan bahwa:
  • 139:7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
  • 139:8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau.
  • 139:9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
  • 139:10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
  • 139:11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
  • 139:12 maka kegelapan pun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang
Dia Mahahadir disegala tempat dan kejadian, baik itu kejadian yang baik maupun kejadian yang tidak baik di pemandangan-Nya karena Dia ada di sana karena Tuhan Allah ada di langit dan di bumi dimanapun kita berada.( Ulangan 4:39 ~ Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa TUHANlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain).

Allah itu Mahahadir. New Catholic Encyclopedia menyebut Allah sebagai Pribadi ”yang benar-benar hadir di segala tempat dan di segala benda yang ada”. Demikian juga, John Wesley, pendiri Gereja Metodis, menulis sebuah khotbah berjudul ”Tentang Kemahahadiran Allah” yang menyatakan bahwa ”tak ada satu tempat pun, entah di dalam ataupun di luar alam semesta, di mana Allah tidak ada” Websters New World Dictionary yang mencantumkan istilah bahasa Inggrisnya untuk 'kemahahadiran' Allah adalah 'omnipresent' yang diuraikan 'present in all places at the same time'.

Teks Alkitab menyatakan antara lain:
  • Amsal 15:3 ~ Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.
  • Yeremia 23:24 ~ Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah firman TUHAN. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman TUHAN.
  • Efesus 4:6 ~ satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
Allah itu Mahahadir. Dalam setiap pribadi berada dalam kehadiran-Nya sebab oleh nafas hidup dari Tuhan maka manusia hidup { Kejadian 2:7 ~ ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Bandingkan Ayub 12:10 ~ bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia?} Sekalipun manusia berbuat jahat sehingga "Tuhan menjauh" maupun berkenan sehingga Dia manunggal dengan orang tersebut, Dia adalah Allah yang hadir baik jauh maupun dekat tetap hadir. { Yeremian 23:23 ~ Masakan Aku ini hanya Allah yang dari dekat, demikianlah firman TUHAN, dan bukan Allah yang dari jauh juga Perhatikan Roma 11:36 ~ Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!} Segala sesuatu yang ada dimanapun adalah dari Dia, oleh Dia dan kepada Dia sebab Dia itu Mahahadir.

Karena Allah hadir maka kita harus hidup sesuai dengan memperhatikan segala firman-Nya dan ketentuan-Nya agar jangan sekonyong-konyong ditimpa malapetaka mainkan ( Misal I Taw 13 : 1-14,) kasih karunia yang melampaui pengertian kita dicurahkan yang membawa masuk kepada kemuliaan-Nya.

×
Berita Terbaru Update