-->

Notification

×
Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Iklan

Manusia Kenyang

Tag Terpopuler

Tuhan Allah Yang Maha Tinggi

Minggu, 28 November 2021 | November 28, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2022-02-06T08:16:09Z
Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, (Kejadian 14:19)

Yang Maha Tinggi dalam teks di atas berasal dari kata Elyon. Nama Elyon (Yang Mahatinggi) muncul dalam sebutan El Elyon (Allah Yang Mahatinggi) dan juga dalam Tetragramaton YHWH (TUHAN Mahatinggi) misal dalam Mazmur 47:2; 97:9 atau dengan sebutan Elohim misal dalam Mazmur 57:2; 78:56.

Teks di atas adalah kisah saat Abram dikunjungi Melkisedek setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. Melkisedek memberkati Abram dalam nama Allah Yang Mahatinggi / עֶלְיֹֽון - Elyon. Abram diberkati setelah mengambil tindakan mengerahkan orang pilihannya untuk berperang membebaskan Lot dan penduduk Sodom Gomora dari tawanan Kedorlaomer. Teks di atas untuk pertama kalinya Tuhan Allah pencipta langit dan bumi dipanggil dengan Elyon yaitu Yang Mahatinggi.

Melkisedek menawarkan pujian di mana pujian adalah karena: kepada El Elyon, nama Dia yang Dia sembah. El diterjemahkan berarti “Allah” dan Elyon, yang berarti “Yang Maha Tinggi”. Ketika digabungkan untuk membentuk El Elyon, penekanan ditempatkan pada keagungan dan supremasi Tuhan dan Dia diakui memiliki superioritas tertinggi. Apakah Anda bertanya-tanya apa tanggapan Abram? Dia juga mengakui Allah Yang Maha Tinggi sebagai yang mencapai kemenangan dan layak menerima segala pujian! “Aku telah mengangkat tanganku kepada Tuhan, Allah Yang Mahatinggi, Pemilik langit dan bumi…”. (Kejadian 14:22) Tanggapan Abram adalah salah satu penyembahan! Abram mengerti bahwa jika ada orang yang menerima “tepukan di punggung”, itu pasti El Elyon.

Mazmur 145:3 mengatakan, “Besarlah TUHAN dan paling patut dipuji; kehebatannya tidak dapat dipahami oleh siapa pun.” Adalah Allah Yang Mahatinggi yang memenuhi setiap kebutuhan Anda (Filipi 4:19). Tuhan Yang Maha Tinggi yang menyembuhkan orang yang patah hati (Mazmur 147:3) Tuhan Yang Maha Tinggi yang memberikan keluarga yang tidak memiliki anak. (Mazmur 113:9) Adalah Allah Yang Mahatinggi yang membangkitkan dan menggulingkan penguasa-penguasa dunia. (Daniel 2:21) Otoritas mereka telah dan ditetapkan oleh Allah Yang Mahatinggi. (Roma 13:1) El Elyon berkuasa atas semuanya, dan tidak ada kekuatan pemerintahan yang dapat merebut pemerintahan Tuhan dan menghalangi kemajuan Kerajaan-Nya!

Dampak kedudukan sebagai Yang Maha Tinggi maka TUHAN ALLAH sangat dimuliakan di atas segala allah para penguasa dan penghulu di udara. (Mazmur 97:9) Dia Maha Tinggi maka jika memberontak terhadap perintah-perintah-Nya dan menista nasihat Yang Mahatinggi harus rendahkan hati dan bertobat agar seperti Abram mendapatkan berkat sehingga berhasil menyelamatkan Lot dan bangsa Sodom dari tawanan Kedorlaomer. Merendahkan hati di hadapan Yang Mahatinggi sangat mutlak sebab tanpa demikian maka kita akan seperti setan yang sombong sehingga dia percaya bahwa dia dapat ditinggikan dan “menjadi seperti Yang Mahatinggi” (Yesaya 14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!) Bukankah ini kebohongan yang sama yang Setan bisikkan kepada Hawa dan dia percaya di taman, "Kamu bisa menjadi seperti Tuhan."? (Kejadian 3:5) Bukankah ini kebohongan yang sama yang masih dia katakan secara halus kepada kita yang cenderung kita percayai? contoh: Nenek moyang kami di Mesir tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib, tidak ingat besarnya kasih setia-Mu, tetapi mereka memberontak terhadap Yang Mahatinggi di tepi Laut Teberau. (Mazmur 107:11)

Secara etimologi nama Elyon berasal dari bahasa Ibrani kata kerja עלה ( 'lah ), yang berarti naik atau membuat naik. Membuat naik bahwa yang lazimnya bukan hanya merendahkan hati menerima DIA sebagai Yang Tertinggi tetapi meninggikan nama-Nya seperti yang dilakukan terhadap Yesus Tuhan saat dielu-elukan di Yerusalem, yaitu: "diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha tinggi!"( Markus 11:10)

Saat meninggikan menaikan pujian bagi TUHAN ALLAH apakah Anda cemburu untuk kemuliaan Tuhan atau kemuliaan Anda sendiri? Apakah El Elyon menerima semua pujian dan kemuliaan Anda untuk setiap kemenangan dalam hidup Anda? Karena, saudaraku yang berharga, hanya Dia yang layak mendapatkannya. Kemenangan terbesar dicapai melalui kematian, penguburan, dan kebangkitan Yesus Kristus, jadi jika ada yang menerima peninggian Anda, biarlah Dia yang memerintah Tertinggi. Yang Maha Berdaulat. Dia yang kekuatannya jauh melebihi kekuatanmu. Hari ini jika hati Anda mendambakan pengakuan atas upaya dan pencapaian Anda, alih-alih, ubahlah kerinduan Anda menjadi pujian untuk Tuhan. Miringkan suara Anda untuk mengatakan, “Haleluya Tuhan Yang Mahatinggi untuk apa yang telah Anda lakukan!”

TUHAN itu Yang Maha Tinggi maka manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan. (Yesaya 2:11) Manusia dengan segala keberhasilannya tidaklah baik meninggikan diri sambil merendahkan sesama. Contoh Alkitab terkenal karena membanggakan jerih usahannya sendiri adalah Nebukadnezar. (Daniel 4:33-34 "Pada saat itu juga terlaksanalah perkataan itu atas Nebukadnezar, dan ia dihalau dari antara manusia dan makan rumput seperti lembu, dan tubuhnya basah oleh embun dari langit, sampai rambutnya menjadi panjang seperti bulu burung rajawali dan kukunya seperti kuku burung." Tetapi setelah lewat waktu yang ditentukan, aku, Nebukadnezar, menengadah ke langit, dan akal budiku kembali lagi kepadaku. Lalu aku memuji Yang Mahatinggi dan membesarkan dan memuliakan Yang Hidup kekal itu, karena kekuasaan-Nya ialah kekuasaan yang kekal dan kerajaan-Nya turun-temurun.)

Tuhan Allah itu Yang Maha Tinggi memberikan dampak kepada kita bahwa segala sesuatu yang direncanakan oleh-Nya tidak ada yang dapat digagalkan oleh siapa pun. Setan atau manusia orang kuat tidak berkuasa terhadap segala ketetapan Tuhan Allah maka segala nubuat pasti ya dan amin sehingga layak dipercaya dalam segala hal. Engkau TUHAN Yang Maha Tinggi sosok Yang Maha Agung, Pencipta, dan Pemelihara langit dan bumi. Tidak ada sesuatu yang dapat mengejutkan TUHAN.

Tuhan Allah Yang Mahatinggi telah menyatakan kemuliaan-Nya dalam wujud Yesus, Anak Allah.(Lukas 1:32 ➔ Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,) Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi membuat orang “takjub mendengar pengajaran-Nya” dan menyaksikan perbuatan-Nya, sampai berkata: “Yang begini ini belum pernah kita lihat”. (Markus 1:22, Markus 2:12) Bahkan sampai bertanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru! Ia berkata-kata dengan kuasa, roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya”; “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?” (Markus 1:27, Markus 4:41) Melalui Yesus kita dapat gambaran lebih nyata segala sesuatu tentang Tuhan Allah Yang Mahatinggi. Dia ingin kita mendapatkan berkat-Nya, seperti Abram yang diberkati. Dalam Yesus berkat yang diterima Abraham dari Allah Yang Mahatinggi sampai dalam hidup kita.

Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi. (Mazmur 7:18)



Tulisan lainnya:
Tentara Langit Menurut Perjanjian Lama
Melihat TUHAN Maha Mulia
Tuhan Itu Kreatif
Yesus Itu Rendah Hati
Nasihat Terhadap Kesombongan


×
Berita Terbaru Update